Mahasiswa JTE Politeknik Negeri Madura Raih Juara 3 di Ajang Lomba FUSE 2025.

Sampang, Mahasiswa JTE Politeknik Negeri Madura (Poltera) menorehkan prestasi  di ajang lomba Future Automation Skill Exhibition (FUSE) 2025 yang di adakan di Kampus Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (Polman) Bandung selama 2 hari, tanggal 15-16 November 2025.

Pada lomba FUSE tahun ini Jurusan Teknologi Elektro Poltera mengirimkan 2 tim yaitu  yang pertama Tim Incu Go (Incubator Go) yang beranggotakan Achmad Maulidil Hikam, Carmenita Hari Primukti dan Nur Rahmawati Putriadi untuk kategori Internet of Things (IoT) dan tim yang kedua yaitu MaduraCrew dengan beranggotakan Putri Ayu Damayanti, Rizki Ilhami dan M Aditya Rahman untuk kategori Internet of Things (IoT) juga.

Tim 1 INCU GO
Tim 2 Madura Crew

“Alhamdulillah, kita dapat meraih prestasi pada FUSE tahun ini untuk kategori Internet of Things (IoT) dengan mendapatkan juara 3. Kami ucapkan terimakasih banyak kepada pembimbing kami Bapak Ibrahim dan Bapak Dani dan kerja sama tim serta teman lainnya,” ujar Adit, selaku ketua Tim MaduraCrew, Senin (17/11/2025).

Dalam lomba FUSE tahun ini, tim yang tergabung dalam “MaduraCrew” menampilkan karya inovatif yang mengusung pendekatan berbasis teknologi cerdas, yaitu alat pemberi pakan kucing otomatis berbasis gift tiktok yang terdiri dari 3 komponen utama yaitu arduino mega, servo dan modul bluetooth HC-05.

M Aditya Rahman, selaku ketua Tim MaduraCrew menjelaskan cara kerja dari alat pemberi pakan kucing otomatis ini. Pertama menyiapkan 2 (dua) handphone dimana handphone pertama berfungsi untuk memulai siaran langsung di aplikasi Tiktok dan handphone kedua berfungsi untuk mentransfer data Gift penonton dari server tiktok ke alat yang sudah kami buat. Pengambilan data gift yang di lakukan oleh handphone kedua di lakukan melalui aplikasi yang telah di buat bernama Streamac IoT, ketika handphone pertama telah melakukan siaran langsung kita perlu memasukkan user name ke aplikasi Streamac IoT untuk di lakukannya pengambilan data gift, setelah itu pengguna juga harus menghubungkan bluetooth handphone kedua ke modul bluetooth HC-05 untuk melakukan transfer data. Ketika modul bluetooth HC-05 mendapatkan data maka data tersebut akan menggerakkan servo dan membuka katup dispenser. Persiapan menuju FUSE 2025 tidaklah mudah. Para mahasiswa harus melalui proses panjang mulai dari penelitian awal, uji coba berulang, hingga penyempurnaan desain yang membutuhkan ketelitian dan kerja sama tim yang solid. Dukungan penuh dari dosen pembimbing dan Jurusan Teknologi Elektro menjadi kunci keberhasilan tim dalam menghadapi setiap tahapan seleksi. Lingkungan akademik yang kondusif serta budaya inovatif di JTE memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi terbaik mereka.

A Labib Fardany Faisal, M.T.I., selaku Dosen Pembimbing Tim MaduraCrew Poltera berpesan jangan minder untuk berkompetisi karena sebenarnya kita setara dengan yang lain. Ke depan, JTE Politeknik Negeri Madura berharap prestasi ini menjadi batu loncatan bagi peserta dan mahasiswa lainnya untuk terus bersemangat mengembangkan ide-ide kreatif yang mampu menjawab tantangan industri. Kesuksesan ini merupakan bukti bahwa dengan kerja keras, kolaborasi, dan bimbingan yang tepat, mahasiswa dapat mencapai hasil yang luar biasa serta membawa nama Politeknik Negeri Madura semakin dikenal dalam dunia teknologi otomasi di tingkat nasional.(sa)