Lolos KILab 2025, PLP JTE Poltera Ciptakan Karya Inovasi “Rancang Bangun Robot SCARA Berbasis Arduino dengan Sistem Pick and Place Objek Geometri dan Kendali GUI untuk Penguatan Laboratorium”.

Sampang, Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Jurusan Teknologi Elekto Politeknik Negeri Madura berhasil meraih prestasi sebagai penerima program hibah Karya Inovasi Laboran (KILab) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Saint dan Teknologi. Program ini merupakan hibah yang disediakan bagi Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) dan Laboran di Perguruan Tinggi untuk melakukan inovasi dalam kegiatan penelitian dan perancangan teknologi tepat guna di bidang pengelolaan laboratorium dan juga bertujuan untuk memfasilitasi lahirnya karya-karya inovatif yang bermanfaat, mendorong peningkatan kompetensi serta pengembangan profesi PLP dan Laboran. Penawaran program tersebut berlangsung mulai bulan Juli-Agustus 2025 dan memasuki proses seleksi administrasi serta substansi pada pertengahan bulan Agustus 2025.

Tim PLP JTE Poltera yang terdiri dari 2 (dua) PLP yaitu Pusparini Apriningwulan, A.Md.T. (PLP Lab. Otomasi), Nadiyah Ulfah, S.Si. (PLP Lab Fisika, Kimia dan Lab Terpadu) dan Dosen Pembimbing yaitu Ibrahim Saiful Millah, S.T.,M.Sc., yang mengusung karya inovasi bertajuk “Rancang Bangun Robot SCARA Berbasis Arduino dengan Sistem Pick and Place Objek Geometri dan Kendali GUI untuk Penguatan Laboratorium”. Karya tersebut hadir sebagai solusi nyata untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktikum di bidang otomasi dan robotika, sekaligus memperkaya sumber belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia industri.

Robot SCARA

Robot SCARA (Selective Compliance Assembly Robot Arm) merupakan jenis robot industri yang dirancang untuk perakitan dan tugas-tugas yang memerlukan kecepatan dan akurasi tinggi, seperti pick and place dan pengemasan. Robot ini dapat memindahkan objek pada posisi yang telah ditentukan oleh operator. Namun, perangkat robotik ini umumnya memiliki harga tinggi dan sulit dijangkau oleh institusi pendidikan vokasi skala daerah. Melihat tantangan tersebut, tim PLP JTE Poltera melakukan rekayasa teknologi melalui integrasi sistem berbasis Arduino yang lebih ekonomis namun tetap fungsional.

Selain itu, robot ini juga dibekali sistem pick and place untuk memindahkan objek berbentuk geometri sederhana. Fitur ini dirancang untuk mensimulasikan proses manufaktur sesuai standar industri otomatisasi. Tidak hanya itu, inovasi ini diperkuat dengan Graphical User Interface (GUI) yang memungkinkan pengguna melakukan kontrol robot secara lebih intuitif, sehingga memberikan pengalaman belajar yang interaktif, aktual, dan mudah dipahami oleh mahasiswa.

Karya ini menjadi bukti keseriusan PLP JTE Poltera dalam mendorong penguatan sarana pembelajaran laboratorium. Melalui inovasi tersebut, laboratorium tidak hanya menjadi tempat praktik rutin, tetapi juga menjadi ruang produksi pengetahuan dan teknologi yang mendukung perkembangan sumber daya manusia di bidang teknik elektro, khususnya teknologi otomasi. (sa)